Kandungan Formalin pada Ikan Asin yang Dijual di Pasar Tradisional Kota Makassar Studi Kasus: Pasar Terong, Pa’baeng-baeng dan Toddopuli
Abstrak: Salted fish is one of
dishes that has long been known and favored by Indonesian people. Na-tionally,
salted fish have an important position in the Indonesian fishery products,
approximately 65% of fishery products are still processed and preserved by
salting. In fact, there are producers and trad-ers who fraudulently adding
ingredients harmful to health which is prohibited from use in foods such as
formalin. The use of formaldehyde as a food preservative has been known to be
detrimental to health, but its use continues to rise due to the price is
relatively cheap and easily obtained. This study aims to identify formaldehyde
content contained in salted fish sold in the traditional market of Ma-kassar
City.
This study was an observational study with descriptive approach. A total
of 31 samples of dried fish were collected using purposive sampling of seven
salted fish seller in three traditional markets, namely Terong, Pa’baeng-baeng,
and Toddopuli traditional market. Formaldehyde test kits used to measure the
levels of formaldehyde in samples of dried fish.
The results of this study indicate that all (100%) samples of salted fish
sold in the three tradi-tional markets of Makassar positive for formaldehyde
levels ranging from 10 mg, 40 mg and some even up to 200 mg. Based on the
regional origin of salted fish suppliers, mostly from the area of Kendari,
Selayar, and Paotere. While the rest comes from the region Pangkep Galesong,
Kalimantan and Mandar. Salted fish samples that contain high levels of
formaldehyde (200 mg) was found on sell-er-1 in the Terong market supplied from
the area of Kendari and Kalimantan. According to PERMEN-KES No. 1168 / Menkes /
Per / X / 1999 on Food Additives states that formaldehyde is one additional
ingredient which is prohibited inserted into the food that should not be
present in food, albeit in low levels.
The study concluded that the entire samples of dried fish examined does
not meet health re-quirements established by PERMENKES No. 1168 / Menkes / Per
/ X / 1999 and therefore declared as unsafe for consumption.
Keyword: Formalin, salted
fish, traditional market, Makassar
Penulis: Ruslan La Ane, Makmur
Selomo, Ingri Yunus Teda
Kode Jurnal: jpkesmasdd160438

Artikel Terkait :
Jp Kesmas dd 2016
- Pengembangan Model Pencegahan Resiko Tinggi Kehamilan dan Persalinan yang Terencanadan Antisipatif (REGITA)
- Evaluasi Pembentukan dan Pelatihan Kelompok Pendukung ASI di Desa Mekargalih dan Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang
- Gambaran Pelaksanaan Program Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Era JKN Daerah Perbatasan di Puskesmas Ponu Kabupaten Timor Tengah Utara
- Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Partisipasi Ibu Balita untuk Menimbang Balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Bandar Lampung Tahun 2010
- Pembiayaan Kesehatan dan Efektifitas Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kalimantan Timur
- Dampak Keterlibatan BAPPEDA dalam Rangka Pengembangan Kapasitas SKPD Lintas Sektor bagi Perencanaan dan Penganggaran Program Kesehatan Ibu dan Anak di Provinsi Papua
- Prevalensi Rasio Pelayanan Kesehatan Maternal dan Ketersediaan Fasilitas Kesehatan di ERAJKN/KIS di Indonesia
- Analisis Ketersediaan Fasilitas Kesehatan dan Pencapaian Universal Health Coverage Jaminan Kesehatan Nasional se Provinsi Bengkulu
- Analisis Efisiensi Teknis Dana Kapitasi Puskesmas di Kabupaten Sleman Menggunakan Data Envelopment Analysis
- Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi (Monitoring dan Evaluasi Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia)
- Implementasi Kebijakan JKN oleh Pemberi Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Kepulauan Anambas
- Kajian Literature: Evaluasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia
- Analisis Pola Pemanfaatan Jaminan Pembiayaan Kesehatan Era Jaminan Kesehatan Nasional Pada Peserta Non PBI Mandiri Di Wilayah Perdesaan Kabupaten Banyumas
- Kajian Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional Lintas Provinsi (Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat) Tahun 2014
- Analisis Perubahan Kebijakan Peraturan Presiden No.19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan Menjadi Peraturan Presiden No.28 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan
- Determinan Pilihan Naik Kelas Perawatan Rumah Sakit dari Kelas I ke Kelas VIP
- Perancangan Sistem Penilaian Kinerja 360º Berdasarkan Metode Kompetensi Spencer Bagian Medis di Rasyidamedan
- Penyakit-Penyakit di Bidang Psikiatri yang Harus Dituntaskan di Puskesmas
- Analisis Keefektifan Kebijakan Pictorial Health Warning pada Kemasan Rokok dalam Menurunkan Perilaku Merokok Siswa Smk se Kabupaten Jember
- Faktor yang Berhubungan dengan Implementasi Keselamatan Pasien Di RSUD Ajjappannge Soppeng Tahun 2015
- Audit Mutu Layanan Rujukan Primer Guna Mengurangi Jumlah Rujukan ke Layanan Sekunder. Studi Kasus pada Provinsi DKI Jakarta
- Indeks massa tubuh dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada pelajar SMA
- Status ketersediaan makanan dan status gizi ibu sebagai faktor risiko kegemukan pada anak prasekolah
- Asupan protein, kalsium dan fosfor pada anak stunting dan tidak stunting usia 24-59 bulan
- Pola konsumsi pangan dan tingkat ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Kampar Provinsi Riau