BALITA BAWAH GARIS MERAH (BGM) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CUKIR DIWEK JOMBANG


Abstract: Nutrisi merupakan salah satu komponen yang penting dalam menunjang keberhasilan tumbuh kembang. Namun apabilapemenuhan nutrisi tidak adekuat akan mengakibatkan beberapa masalah terkait dengan status gizi anak, salah satunya adanya BGM. Oleh karena itu balita BGM memerluhkan tambhan nutrisi yang mampu meningkatkan berat badan sehingga status gizi membaik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan asuhan kebidanan pada pasien BGM yaitu melakukan pengkajian, intepretasi data, identifikasi diagnosa potensial, identifikasi kebutuhan segera, intervensi, implementasi serta evaluasi. Metode : Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif  secara deskriptif dengan desain studi kasus. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas cukir selama 3 minggu kepada An. “A†dan An. “S†yang sama sama BGM. Penelitian dilakukan selama 3minggu dengan memberikan intervensi MODISCO kepada masing masing balita. Hasil : Hasil dari asuhan kebidanan pada anak “A†dan anak “S†adalah berat badan anak “A†dan anak “S†meningkat. Pada minggu pertama berat badan meningkat 3 ons pada pasien satu dan 5 ons pada pasien dua. Pada minggu ketiga pasien satu megalami peningkatan 3 ons dan pasien dua1 ons. Pada minggu ketiga mengalami kenaikan 1 ons dan pasien dua 6 ons..Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian MODISCO efektif untuk meningkatkan berat badan. Pembahasan : Perlu dilanjutkan pemberian MODISCO kepada balita BGM serta perlunya partisipasi tenaga kesehatan terutama bidan dalam pemberian MODISCO
Kata kunci: MODISCO, balita BGM, kenaikan berat badan
Penulis: Jhodit Janna Jevita, Heri Wibowo
Kode Jurnal: jpkebidanandd150400

Artikel Terkait :