Identifikasi Staphylococcus aureus dan Uji Sensitivitas terhadap Antibiotik dari Sampel Darah Pasien Sepsis di RSUD Dr. Moewardi
ABSTRAK: Sepsis adalah
sindroma klinis yang disebabkan oleh infeksi dan ditandai dengan beberapa
gejala klinis meliputi hipotermia, leukositosis atau lekopenia, takikardi dan
takipnea. Sepsis dapat disebabkan oleh bakteri Gram negatif, bakteri Gram
positif, jamur, virus dan parasit. Staphylococcus aureus merupakan salah satu
bakteri penyebab sepsis. Terapi utama penderita sepsis yaitu dengan antibiotik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Staphylo- coccus aureus pada
sampel darah pasien sepsis di RSUD Dr. Moewardi dan uji sensitivitas terhadap
antibiotik.
Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan
pendekatan Cross-Sectional yaitu pengujian sensitivitas bakteri terhadap
antibiotik dengan metode difusi. Penelitian ini dilakukan dengan cara
mengisolasi bakteri Staphylococcus aureus dalam sampel darah pasien sepsis di
RSUD Dr. Moewardi yang kemudian diuji sensitivitasnya terhadap antibiotik.
Hasil penelitian menunjukkan dari 30 sampel darah pasien sepsis di RSUD
Dr. Moewardi didapatkan 16 sampel teridentifikasi positif Staphylococcus aureus
(53%). Hasil uji sensitivitas menunjukkan bahwa Staphylococcus aureus 100%
sensitif terhadap antibiotik vankomisin dan kloramfenikol; 50% sensitif, 31%
intermediate dan 19% resisten terhadap antibiotik tetrasiklin; 6% sensitif, 44%
intermediate dan 50% resisten terhadap antibiotik eritromisin; 100% resisten
terhadap antibiotik amoksisilin dan linezolid.
Kata kunci: sepsis,
identifikasi, Staphylococcus aureus, sensitifitas, antibiotic
Penulis: Elvira, Nony Puspawati,
dan Dionysius Andang Arif Wibawa
Kode Jurnal: jpkesmasdd170120